Researcher Collab

Kemampuan Bernalar Kritis Siswa setelah Mengikuti Pembelajaran Model Outdoor Learning Berdiferensiasi Berdasarkan Gaya Belajar

Kognitif Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika

Siswa memerlukan pemahaman dan penalaran yang tinggi untuk menyelesaikan permasalahan yang terdapat dalam soal matematika. Pemahaman siswa akan terlatih apabila siswa terbiasa mengerjakan soal matematika bernalar kritis yang sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan bernalar kritis setelah mengikuti pembelajaran model outdoor learning berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar materi bentuk aljabar kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dekriptif. Subjek dari penelitian ini terdiri dari enam orang siswa kelas VII I SMP Negeri 22 Kota Jambi berdasarkan gaya belajar. Dua siswa gaya belajar visual, dua siswa gaya belajar auditori dan dua siswa gaya belajar kinestetik. Instumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket gaya belajar, lembar keterlaksanaan aktivitas pembelajaran, soal tes kemampuan bernalar kritis dan lembar wawancara. Tahapan dalam penelitian yaitu tahap pra-lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisis data. secara umum tergolong sangat tinggi dengan nilai rata-rata 83 untuk materi bentuk aljabar. Hal ini diperoleh setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan model outdoor modelling mathematics berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar. Dengan model pembelajaran yang digunakan siswa dengan gaya belajar kinestetik menunjukkan respons paling positif dengan perolehan nilai rata-rata 84,5 dengan kategori sangat tinggi. Pembelajaran dengan model outdoor learning berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar terbukti sangat baik untuk memenuhi kemampuan bernalar kritis siswa

Authors: Sapiatul Munawaroh, Sofnidar Sofnidar, Khairul Anwar

DOI: https://doi.org/10.51574/kognitif.v5i2.3072

Publish Year: 2025